• 18

    Apr

    Kartiniku

    tangguh tak pernah rasa letih terlintas pada dirimu selalu berjuang menembus tebalnya kabut kehidupan meski raut wajahmu berkata “aku lelah” tapi dirimu selalu berkata “aku belum lelah bahkan tak akan pernah lelah” hati ini menangis terharu dengan sosok dirimu yang begitu tangguh selalu berjuang melawan kerasnya hidup dan penghidupan melewati terjalnya kerikil kehidupan serta menerobos masuk kedalam semak tanpa ada setitik cahaya hentikan semua ini Ibu sudah saatnya kau duduk manis memandang kebahagiaan karena kami sudah selayaknya menggantikanmu berjuang untuk hidup dan penghidupan karena kau kami ada untuk menggantikanmu menggantikan perjuanganmu wahai kartiniku by: asri_ns
Prev -

Author

Follow Me

Search

Recent Post