Sudahkah Bangsaku Merdeka Seutuhnya?

16 Aug 2009

17an adalah sebutan lain dari acara kemerdekaan Indonesia yang selalu diperingati pada tanggal 17 Agustus. Sudah bukan hal yang baru dan asing saat didengar oleh orang-orang yang tinggal di Indonesia. 17an identik dengan kemeriahan, seperti pesta rakyat. Segala acara diadakan saat 17 Agustus tiba, festival, lomba-lomba (mulai dari balap karung, tarik tambang, makan kerupuk, dan lain-lain), jalan santai, dan juga pawai sepeda. Jika saya mengenang masa kecil, saya selalu merengek meminta kepada mamah supaya ikut serta dalam lomba-lomba yang ada. Asik bercanda ria bersama teman sebaya dan ikut memeriahkan lomba yang diadakan panitia 17 agustus di dekat rumah.

Sungguh klasik memang, hanya keceriaan dan kebahagiaan yang hadir saat itu. Usia yang terlalu muda jika harus bisa mengerti apa arti dari 17 Agustus dan kemerdekaan itu sendiri.

Saat ini, saat saya tengah beranjak dewasa. Berbagai pertanyaan muncul silih berganti dalam benak, entah kapan pertanyaan-pertanyaan ini akan segera terjawab. Atau mungkin tidak akan pernah terjawab?

Selama ini saya masih sibuk mencari tahu apa arti kemerdekaan yanga sesungguhnya, hingga kini Indonesia tengah berusia ke 64 untuk kemerdekaannya namun semua itu belum juga saya temukan jawabannya. Banyak orang yang berkata bahwa kemerdekaan adalah sebuah kebebasan, kebebasan dalam berekspresi, kebebasan dalam berkarya, kebebasan dalam mengemukakan pendapat, kebebasan untuk mengendalikan sebuah negara tanpa kendali dan campur tangan dari negara lain apalagi penjajah. Ya, memang semua pendapat itu bisa kita terima. Karena jika kita lihat dari kata merdeka yang berarti bebas, dan kemerdekaan yang memiliki arti kebebasan. Semua pendapat itu memang benar, tapi apa itu sudah terrealisasikan?

Atau “Merdeka” hanya sebatas status belaka? Cobalah kita lihat dengan mata hati kita, masih banyak sekali yang belum merasakan arti merdeka yang sesungguhnya. Masih banyak kesenjangan sosial dimana-mana, yang lebih tinggi derajatnya dialah yang menang. Apa itu yang dinamakan merdeka? Kemiskinan, kelaparan, putus sekolah, korupsi, juga masih banyak bukti yang mengatakan bahwa “kemerdekaan itu hanya sebuah status yang telah disandang Indonesia”. Karena pada kenyataannya Indonesia belum seutuhnya merdeka, masih banyak masyarakat Indonesia yang terjajah, terjajah oleh kemiskinan, kesusahan, ketidak adilan, kebiadaban, kesenjangan sosial, dan oleh mental.

Tak seharusnya kita merayakan kemerdekaan ini dengan pesta pora, karena sesungguhnya Indonesia belum merdeka seutuhnya, hanya status “MERDEKA” saja bukan kenyataan. Hanya merdeka dari penjajahan di zaman perang.

Marilah tundukan kepala dan renungkanlah kembali arti kemerdekaan ini, bagaimana perjuangan para pahlawan kemerdekaan untuk merebut indonesia dari para penjajah. Cukup kita ikuti upacara bendera merah putih dengan hidmat dan bersyukur atas jasa mereka yang telah mendahului kita. Jangan pernah kita biarkan para pahlawan kita menangis karena kemerdekaan yang mereka perjuangkan hanya sebatas status dunia saja, realisasikanlah! Niatkan pada diri kita, buat semua permasalahan di negara ini hilang secara perlahan, buat negara ini Merdeka seutuhnya!

Saya berharap semua pertanyaan saya selama ini dapat segera terjawab. Amin…

MERDEKA!!!

“Merah Putihku”


Terbentang indah


penuh dengan selaksa makna


dirimu berbkibar gagah tertepa hembusan angin


melambaikan hormat pada pejuangmu


bersuarakan kemerdekaan


penuh pengharapan kepada para penerus mereka


berkibarlah wahai merah putihku


meski semua belum bisa


seperti makna merdeka sesungguhnya


by: asri_ns




sumber gambar:http://blog.megangarnieri.com/2008/08/16/dirgahayu-hut-kemerdekaan-indonesia/


TAGS merah putih indonesiaku di blogdetik


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post